Art Stonescapes: Supplier, Retail, Wholesaler, Instalatir & Ekspor Impor Batu Alam dengan mutu berstandar Internasional Batu Curi, Batu Andesit, Basalt, Andesit Polos, Andesit Bintik, Batu Palimanan, Cobblestone, Paving, Relief, Ornamen "Terhitung tgl 26 September 2014, Sdri Rahmi Handayani (Ami) tidak lagi bekerja di perusahaan kami, kami tidak bertanggung jawab atas segala tindakan/perbuatannya, Terima kasih."

Selasa, 25 Februari 2014

Tip dalam memilih Batu Alam

Ada beberapa hal yang harus kita perhatikan sebelum memilih atau menggunakan batu alam, antara lain : 
1. Pengenalan batu alamBatu Alam berasal dari dalam perut bumi dimana awalnya berbentuk batuan cair yang sangat panas. Akibat tekanan yang sangat kuat mendesak ke luar permukaan bumi dimana menjadi letusan gunung berapi. Setelah mengendap dan membeku menjadi batuan dimana terdiri dari batuan beku, batuan sedimen dan batuan malihan.Setelah ratusan tahun dimana tercampur lain dengan mineral-mineral lain menyebabkan variasi dari jenis-jenis batu alam, warna, ataupun corak. Karena itu kita mengenal belbagai jenis batu alam seperti Marmer, Granit, Batu Pasir (Sandstone), Batu Sabak Slate), Batu Andesit dan banyak lagi lainnya.
2. Industri Batu Alam IndonesiaPenambangan batu alam di Indonesia umumnya dilakukan secara tradisional dimana tidak banyak menggunakan alat-alat berat. Terkecuali batu jenis marmer dan granit dimana sebagian penambangannya yang dikuasai secara besar-besaran telah dilakukan secara modern. Sedangkan jenis batu alam lainnya sangat mengandalkan kepada tenaga manusia. Ataupun terbatas sampai pada pemakaian alat berat back-hoe dan dinamit.Setelah batu alamnya diambil, maka dibawa ke lokasi pemrosesan atau biasa disebut Pabrik Pemotongan. Di pabrik ini, proses yang dilakukan biasanya berbentuk membelah batu menjadi lembaran-lembaran dan dipotong menjadi bentuk persegi, dan sebagian lagi memerlukan proses finishing. Jenis finishing dapat berupa pemolesan dimana satu sisanya menjadi mengkilat, atau dibakar supaya permukaannya menjadi kasar atau sandblasting dan macam-macam jenis finishing lainnya. 
3. AplikasiBatu Alam dapat dipergunakan untuk dinding maupun lantai bangunan ataupun landscape. Dapat ditempel, disusun ataupun sekedar ditaruh.- Perhatikan jenis batu- Perhatikan finishingnya.
4. Kelemahan Batu Alam
- Dari segi karakteristik batu

- Dari segi processing

5. Instalasi- Ingat presisi yang rendah- Jangan ada bekas semen- Semen harus cukup banyak.
6. Bagaimana mengkombinasikan jenis batu- Jenis yang berbeda- Permainan Finishingnya- Permainan Ukuran.
7. Pemeliharaan Batu- Jangan kena saos- Sikat- Coating anti lumut. 
8. Pemakaian Batu Alam di luar negeri- Lihat dari majalah 29. Trend Baru- Kembali ke natureMemang sebaiknya Anda menggunakan jasa perancang (Konsultan Arsitek). Para perancang ini tentunya memikirkan agar segala sesuatunya memang pada tempatnya. Misalnya warna, ukuran dan jenis batu yang sesuai dengan bentuk arsitektur bangunan, selera pemilik rumah dan fungsinya sendiri. Tetapi memang di Indonesia jasa arsitek masih digunakan secara terbatas sehingga seringkali pemilik rumah yang menentukan spesifikasi finishing bangunan seperti warna cat, genting, sanitaire termasuk batu alam. Apalagi apabila sifatnya bukan membangun baru tetapi hanya renovasi saja.Berikut ini beberapa petunjuk praktis bagi Anda dalam menentukan batu alam yang akan digunakan.
• Murah bukan berarti jelekJangan memilih batu dengan pertimbangan harga lebih mahal. Batu yang mahal bukan berati selalu lebih baik, lebih kuat dan lebih indah. Faktor harga biasanya ditentukan oleh biaya processing yang berbeda, biaya angkutan yang lebih jauh dan sedang trend. Jadi apabila batu yang Anda sukai ternyata murah jangan menjadi segan untuk membelinya atau sebaliknya. Sesuaikan dengan kebutuhan. 
• Batu memiliki sifat/karakteristik sifat porousBeberapa jenis batu memang memiliki sifat porous (mudah meresap), jadi jangan digunakan untuk tempat-tempat yang sangat lembab. Tanyakan dahulu kepada penjual apakah batu yang Anda minati memiliki sifat agak, sangat atau malah tidak porous.
 • Homogenitas corak dan warna Batu tidak mungkin 100%Batu alam bukanlah berasal dari bahan cetakan, tetapi hanya diproses dibelah dan dipotong (atau diukir). Karena itu pada saat Anda menimbang-nimbang jenis batu yang sesuai dengan keinginan Anda, gunakan setidaknya 3 buah batu (yang berjenis sama) sebagai sample. 
Tip dalam pemasangan Batu Alam 
Banyak orang menganggap remeh pemasangan batu alam. Sulitnya rata-rata tukang yang belum pernah memasang batu alam selalu menyatakan kesanggupannya apabila diminta memasang. Mereka menganggap cara pemasangan batu alam sama saja dengan memasang keramik. Ternyata begitu memasang mereka menghadapi hal-hal yang tidak mereka sangka, sehingga hasilnya menjadi sangat mengecewakan. Padahal pemilik rumah telah menghabiskan banyak uang untuk membeli batu alam.Berikut ini ada beberapa petunjuk praktis dalam pemasangan batu alam. 
• Ingat presisi batu alam rata-rata rendah
Bisa melenceng 5 MM bahkan 1 CM !!. Maksudnya ukuran 20 x 40 Cm, ternyata menjadi 19,5 x 20,8 CM atau malah mendekati bentuk jajaran genjang. Hal ini akan terjadi apabila Anda membeli batu alam di tempat penjual yang tidak ada quality controlnya. Jadi pada saat pemasangan apabila tidak ahli, pemasangan menjadi mencang-mencong. Karena itu tenaga pasang harus rajin terlebih dahulu mengelompokkan ukuran batu dan memotong-motong supaya ukurannya tidak melenceng jauh. Karena itu tukang pasang yang pengalaman pasti akan menyediakan mesin potong pada saat bekerja. Tentunya dikecualikan untuk ukuran batu yang bukan persegi. Oleh karena itu pada awal tahun 2003, Art Stonescapes telah menggunakan mesin kalibrasi yang memenuhi standar mutu sehingga presisi ukuran dan ketebalan mendekati sempurna yaitu 1 MM. 
• Ingat bahwa batu alam relatif berat
Karena itu dibutuhkan semen yang relatif banyak, mutu pasir yang baik dan lebih baik lagi airnya juga bersih. Makin rendah mutu adukan makin mudah batu tersebut lepas. Juga perhatikan agar adukan semen merata diaplikasikan pada permukaan batu yang akan menempel, jangan hanya di bagian tengah saja. 
• Jangan meninggalkan bekas semen di permukaan batu sampai kering
Ingat bahwa batu mempunyai sifat poros (menghisap). Apabila semen tertinggal di permukaan sampai kering, maka hampir mustahil untuk total menghilangkannya. Sebagian orang (atau tukang pasang) beranggapan bahwa nanti akan mudah dibersihkan dengan cairan kimia seperti porstek atau H2S. Untuk cairan yang sudah meresap ke dalam batu tidak dapat dihilangkan terkecuali mengikisnya yang berarti permukaan batu tersebut ikut terkikis. Ini juga bukan pekerjaan yang mudah dan murah. Biasakan setiap selesai bekerja, permukaan batu dibersihkan cukup dengan air.Jenis-jenis Batu Alam :
1. Jenis Batuan Pasir atau Sandstone
- Cream Palimo / Palimanan Kuning
- White Palimo / Palimanan Putih
- Golden Palimo / Palimanan Emas
- Java Gold / Batu Kulonprogo
- Classic White / Batu Putih Tandansari, Paras Jogja
- Cream Masir / Batu Semin, Jogja
- Linear Brown / Breksi Coklat, Bali Brown
- Linear White / Breksi Putih
- Linear Green / Breksi Hijau
- Pura Sand / Batu Klaten, Batu Serayu
- Terrabumen / Batu Kebumen
- Bali Green
- Royal Blue / Baltic Green

2. Jenis Batuan Andesit (Andesite)
- Andesit Polos / Black Titan atau sering disebut; Andesit Cilimus sesuai nama tempatnya.
- Andesit Polos / Abu Towo atau sering disebut; Andesit Polos Cibereum
- Andesit Bintik / Grey Maja atau sering disebut; Andesit Gunung Haur
- Andesit Bintik Komar / Greymaja Lite atau sering disebut; Andesit Cipanca
- Andesit Bintik Sukamandi / Lusty Maja
- Andesit Basalto / Nero Sky
- Andesit Banjarnegara / Panthera Black dan Panthera Grey

3. Jenis Batuan Lava
- Borobudur Lava / Batu Candi
- Batu Curi / Black Astro atau Batu Pesona Akustik

4. Jenis Batuan Slate
- Sabak Black atau disebut juga Hitam Tasik, Hitam Pekalongan
- Sabak Grey atau disebut juga Templek Salagedang
- Sabak Stripes atau disebut juga Templek Salagedang Batik
- Banjar Brown atau disebut juga Batu Banjar
- Valley Brown atau disebut juga Batu Purwakarta
- Crystal Black atau disebut juga Templek Hitam Garut

5. Jenis Batuan Marmer / Marble
- Pacitto Rosso atau Marmer Kuning
- Java Rosso atau Marmer Merah / Rosso Malang
- White Jasmine atau Marmer Melati
- Grey Antique atau Marmer Abu-abu Bandung

6. Jenis Miscellaneous
- Green Danoo / Green Stone atau Batu Hijau Sukabumi

7. Jenis Batuan Pebbles / Kerikil
- Black Alor atau Kerikil Hitam Alor / BKA
- Black Bengkulu atau Kerikil Hitam Bengkulu / BKB
- Pink Timor atau merah hati / PKT
- White Ambon / WEA
- White Timor / WET
- Green Flores / GNF
- Grey Sukabumi atau koral abu-abu sukabumi / GYS

8. Jenis Batuan Gravel
- Multi Color Timor / MCT

Macam-macam Finishing permukaan :
1. Rata Mesin, permukaan terdapat ada guratan mesin pada saat proses pembelahan.
2. Rata Bakar, permukaan dibakar sehingga guratan mesin tidak terlihat tetapi permukaan akan menjadi kasar.
3. Rata Honed, permukaan dialuskan dengan mesin gurinda sehingga terasa halus tetapi tidak mengkilat.
4. Rata Poles, permukaan dialuskan dengan batu poles dan cairan pemoles sehingga disamping terasa halus juga mengkilat.
5. Rata Bushhammered, permukaan dipahat/digecok dengan pahat atau mesin bushhammer sehinga tampak seperti kulit jeruk.
6. Rata Alam, kedua permukaan tidak dilakukan finishing, tetapi benar-benar alami.
7. Rata Kulit, satu permukaan rata mesin dan satu permukaan lagi alami tetapi bagian pinggir digetrik/dipahat agar ketebalan pada sisinya relatif sama.
8. Rata Alur Mesin
9. Rata Alur Bakar
10. Rata Alur Ketrik

Jenis Batu Alam yang favorit saat ini adalah :

1. White Palimo
2. Golden Palimo
3. Hijau Sukabumi
4. Candi
5. Paras Jogya
6. Pacitto Rosso
7. Java Rosso
8. Andesit



 Informasi tentang batu alam, aplikasi dan harga hubungi kami :
Art Stonescapes : Jl. Deplu Raya No. 18 Bintaro, Ph. 021 73690848/7353082
Label :
Batu Alam Andesit, Batu Andesit, Batu Andesit Alur, Batu Andesit Polos, Batu Andesit Bintik, Batu Andesit Hitam, Batu Andesit Abu-abu, Batu Alam Andesit Indonesia, Batu Alam Basalt, Batu Basalt, Batu Andesit Grey Linea, Batu Alam Palimanan, Batu Palimanan, Batu Golden Palimo, Batu Palimanan Emas, Batu Palem, Batu Alam Palimanan, Batu White Palimo, Batu Palimanan Putih, Batu Palimanan Kuning, Batu Pasir, Batu Alam Candi, Batu  Candi, Batu Lava, Batu Paras Jogja, Batu Putih Paras, Batu Classic White, Batu Putih Super, Batu Putih Jogja, Indonesian Basalt, Indonesian Andesite, Indonesian Sandstone, Indonesian Natural Stone, Indonesian Lava, Relief Batu Paras, Batu Alam Curi, Batu Alam Monster Rock, Batu Andesit Banjarnegara, Batu Basalt Banjarnegara, Batu Alam Andesit, Batu Alam Banjarnegara, Batu Alam Basalt, Batu Alam Diva Green, Batu Basalt Diva Green, Diva Green, Cobblestone, Paving

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar